5 Hal Penting Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Pergi Berlibur di Malaysia




5 Hal Penting Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Pergi Berlibur di Malaysia - Tujuan wisata top di Asia, Malaysia menawarkan pemandangan yang menakjubkan, baik yang alami maupun buatan manusia. Tetapi sebelum mengambil tawaran hotel di Kuala Lumpur dan menjelajahi ibukota, atau mengunjungi pantai-pantai di Langkawi, pastikan untuk mempertimbangkan 5 hal ini:

1. Periksa validitas paspor Anda dan apakah Anda memerlukan visa. Malaysia adalah tempat liburan yang semakin populer bagi orang asing, karena banyak yang memanfaatkan peraturan visanya (atau ketiadaan). Negara ini tidak mewajibkan orang asing untuk mendapatkan visa turis untuk masa tinggal yang berkisar antara 15 hingga 60 hari. Namun, warga negara dari Bhutan, India, Myanmar, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka wajib mendapatkan visa turis. Namun demikian, mereka yang berasal dari negara-negara bebas visa juga harus memeriksa paspor mereka, yang harus berlaku selama 6 bulan lagi setelah meninggalkan Malaysia.

2. Ketahui apa yang terjadi selama Anda tinggal. Sebagai wadah perpaduan berbagai budaya dan agama, Malaysia memiliki semacam pesta atau peristiwa yang terjadi sepanjang tahun. Karena perayaan ini, toko mungkin memiliki jam operasi yang berbeda, kondisi lalu lintas mungkin berbeda, dan sebagainya. Salah satu contohnya adalah peringatan Ramadhan selama sebulan, di mana umat Islam berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam. Bahkan jika non-Muslim tidak diharapkan untuk berpartisipasi dalam puasa, mereka tetap diharapkan sopan dengan tidak makan atau minum di depan umum. Banyak restoran juga tutup pada siang hari sepanjang bulan tersebut, digantikan oleh pasar malam Ramadhan yang diadakan di setiap kota.

3. Pertimbangkan cuaca. Walaupun Malaysia secara umum dapat dikunjungi sepanjang tahun, Anda mungkin harus mengevaluasi cuaca jika Anda pergi jalan-jalan. Setelah semua, musim hujan, yang berakhir pada bulan April, membuatnya sulit untuk bepergian melalui darat. Sementara itu, bulan-bulan dari Mei hingga September umumnya dianggap sebagai musim "kering". Karena bulan-bulan "kering" lainnya dianggap sebagai bagian dari musim puncak, terutama dengan banyak perayaannya, lebih baik bepergian pada bulan April dan Mei. Beberapa hotel di Kuala Lumpur bahkan menawarkan potongan harga selama bulan-bulan tersebut karena permintaan yang lebih rendah.

4. Pelajari beberapa frasa dasar bahasa Melayu. Negara ini mungkin pernah menjadi koloni Inggris, tetapi masih membantu untuk mengetahui beberapa ungkapan Melayu sederhana terutama ketika mencoba untuk berkeliling. Beberapa contoh termasuk "selamat pagi" untuk selamat pagi, "terima kasih" untuk terima kasih, dan "tolong" atau "tolong" untuk tolong. Yang menarik, banyak orang berbicara bahasa Manglish, atau kombinasi bahasa Inggris, Melayu, dan bahasa lokal lainnya.

5. Ingat bahwa ini adalah negara yang berbeda dengan budaya yang sangat berbeda. Malaysia mungkin tidak seketat negara-negara di Timur Tengah dalam hal menegakkan hukumnya sendiri. Namun, itu masih merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Disarankan untuk berpakaian secara konservatif, terutama di daerah pedesaan. Sementara sikap di kota-kota besar lebih liberal, orang-orang masih disarankan untuk bertindak secara tepat dan menghindari penampilan kasih sayang di depan umum jika mereka tidak ingin menarik perhatian yang tidak perlu.
Berbekal tips ini, Anda tidak hanya akan tahu kapan harus mengamankan penawaran hotel di Kuala Lumpur karena Anda tahu waktu yang tepat untuk bepergian. Anda juga akan menemukan lebih sedikit kerepotan di sepanjang perjalanan Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel