Manfaat Olah Raga Bagi Perkembangan Anak

Manfaat Olah Raga Bagi Perkembangan Anak - Anak-anak menghabiskan sebagian besar waktu hari mereka di sekolah, meskipun mereka kekurangan waktu untuk olahraga dan bersenang-senang. Alasan utama untuk ini adalah bahwa sekolah tidak memiliki fasilitas yang cukup untuk mengatur olahraga atau manajemen tidak menyadari pentingnya olahraga dan kegiatan fisik lainnya. Di sekolah, waktu istirahat hampir 20 hingga 30 menit. Anak-anak dapat bermain game dengan teman atau makan siang selama waktu yang singkat ini. Mereka memang memiliki sesi permainan, tetapi itu hanya seminggu sekali. Bahkan pada hari itu anak-anak tidak dapat berolahraga karena tidak ada yang bisa mereka mainkan.

Yang mereka lakukan adalah menghabiskan waktu itu untuk belajar ujian atau mengerjakan pekerjaan rumah mereka. Guru dan orang tua sama-sama menekankan untuk melakukan pekerjaan rumah dan belajar setelah sekolah. Hanya ada beberapa orang tua dan pendidik yang memahami bahwa seorang anak harus memiliki keseimbangan rutin, dan mendapatkan waktu untuk belajar, bermain, dan istirahat yang tepat. Pendidikan tidak hanya membaca, menghafal, dan menulis pekerjaan rumah, itu sebenarnya adalah pengembangan kepribadian seseorang. Pentingnya olahraga dan permainan tidak boleh diabaikan, ketika menyangkut mendidik anak-anak dan remaja. Olahraga berkontribusi pada perkembangan fisik, emosi dan psikologis anak.

Mengapa Olahraga Penting?
Olahraga sangat penting untuk kehidupan yang sehat, seperti yang dikatakan Hippocrates, "Olahraga adalah pemelihara kesehatan." Mari kita lihat manfaat berbeda apa yang bisa kita dapatkan dari bermain dan aktivitas fisik. Olahraga mengurangi lemak tubuh, mengendalikan berat badan, mencegah penyakit kardiovaskular dan obesitas.

Bermain permainan luar ruang meningkatkan daya tahan, fleksibilitas, meningkatkan keseimbangan, serta memperkuat tulang dan otot. Olahraga membantu dalam mengembangkan koordinasi tangan-mata yang lebih baik dan gerakan kaki yang cepat. Ini mengurangi risiko cedera dan mempercepat pemulihan dan penyembuhan. Anak-anak yang berolahraga cenderung tidak menderita artritis dan diabetes dibandingkan anak-anak sebayanya yang tidak berolahraga atau bermain game. Olahraga memainkan peran penting dalam perkembangan mental anak. Ini adalah fakta yang telah terbukti bahwa pikiran yang sehat berada di dalam tubuh yang sehat. Olahraga membuat seseorang sehat secara fisik dan mental.

Menurut sebuah penelitian, anak-anak yang bermain olahraga, melakukan lebih baik dalam studi akademis mereka. Terlibat dalam aktivitas fisik meningkatkan konsentrasi dan memungkinkan pikiran untuk fokus dengan benar. Ini membantu siswa dalam studi mereka. Mereka dapat memahami dan mempelajari pelajaran mereka secara efektif dan cepat daripada mereka yang tidak bermain olahraga. Selain itu, olahraga juga mengajarkan keterampilan memecahkan masalah anak-anak dan memungkinkan mereka untuk menetapkan dan mencapai tujuan.

1. Bagaimana Olahraga Berkontribusi Dalam Pembangunan Karakter dan Kepribadian?
"Olahraga adalah kehidupan manusia dalam mikrokosmos," kata seorang penyiar olahraga. Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik mereka, olahraga juga memainkan peran penting dalam perkembangan psikologis dan kesejahteraan sosial seorang anak. Bermain menanamkan nilai-nilai seperti nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kepercayaan diri, pengorbanan, dan akuntabilitas. Dengan bermain olahraga, anak-anak cara bergaul dengan teman sebaya mereka dan berinteraksi secara positif dengan pelatih dan orang tua mereka. Ini membangun semangat sportif dalam diri mereka, apakah mereka menang atau kalah. Tim yang kalah berjabat tangan dengan yang menang dan menepuk bahu mereka sebagai tanda menghargai mereka.

2. Olahraga Mengurangi Stres
Olahraga membantu seseorang mengatasi kecemasan, depresi, dan stres. Olahraga melatih seseorang untuk menerima kekalahan dengan anggun dan menggerakkan satu. Mereka belajar bahwa menang dan kalah adalah bagian dari kehidupan, seseorang seharusnya tidak merasa tertekan dan kecewa ketika kalah, tetapi teruslah maju dan berjuang lebih untuk masa depan. Rita Mae Brown, seorang penulis mengatakan, "Olahraga menghilangkan kepribadian, membiarkan tulang putih karakter bersinar. Olahraga memberi pemain kesempatan untuk mengetahui dan menguji diri mereka sendiri." Anak-anak yang bermain olahraga mendapat lebih banyak kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama dan mendapatkan teman baru, ini meningkatkan kepercayaan diri mereka. Olahraga menanamkan semangat sportif dan berbagi.

Anak-anak bermain bersama sebagai sebuah tim, berbagi dan merayakan kemenangan mereka bersama. Ini memiliki pengaruh positif pada psikologi dan perilaku anak. Pemain cenderung menjadi egois ketika mereka dewasa; mereka peduli dan siap bekerja sebagai sebuah tim dan bergaul lebih baik dengan orang lain. Keith dan Rebecca White, melakukan penelitian yang mengungkapkan bahwa remaja sekolah menengah yang aktif secara fisik dan bermain olahraga lebih puas dengan kehidupan mereka dan merasa lebih sehat daripada mereka yang tidak berpartisipasi dalam olahraga dan kegiatan fisik. "Studi kami menunjukkan manfaat dari partisipasi olahraga remaja pada penilaian kesehatan diri dan kepuasan hidup di kalangan remaja muda pada saat yang kritis dalam perkembangan remaja. Temuan kami menunjukkan bahwa partisipasi tim olahraga dapat meningkatkan hubungan sekolah, dukungan sosial dan ikatan antara teman dan rekan tim, "kata Dr. Keith dan Rebecca White.

3. Mengapa Gadis-Gadis Harus Didorong Untuk Bermain Olahraga?

Kebanyakan orang tua melarang anak perempuan mereka untuk berpartisipasi dalam olahraga dan melakukan kegiatan fisik di sekolah. Ini terutama, karena mereka takut kulit mereka akan menjadi gelap. Faktanya adalah bahwa bermain olahraga akan membuat mereka terlihat lebih muda daripada gadis-gadis yang tidak bermain. Ya itu betul! Bermain memperlambat proses penuaan dan membuat kulit sehat, cantik, dan bercahaya. Anak perempuan yang bermain olahraga cenderung menjadi kelebihan berat badan. Olahraga membuat cewek sehat secara fisik, menarik, energik, dan percaya diri. Mereka dapat berinteraksi secara sosial lebih baik dengan orang lain dibandingkan dengan anak perempuan yang tidak bermain olahraga atau berolahraga.

Sebuah penelitian telah menemukan bahwa anak perempuan yang bermain olahraga memiliki citra fisik positif dan harga diri yang tinggi. Menurut sebuah laporan, aktivitas fisik dapat membantu mencegah patah tulang pinggul di kalangan wanita dan mengurangi efek osteoporosis. Orang tua tidak boleh menghentikan anak perempuan mereka dari bermain olahraga hanya karena mereka tidak ingin mereka menjadi gelap. Anak perempuan dapat mencegah kulit mereka menjadi gelap, cokelat atau terbakar sinar matahari dengan menggunakan tabir surya sebelum mereka pergi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel